Saturday, 6 May 2017

Belajar Jurnalisme Sastrawi Yuk!!

#Resensi

Hasil gambar untuk literary journalism masri sareb putra

Sumber Gambar : Bukalapak.com

Judul Buku
: Literary Journalism : Jurnalistik Sastrawi
Pengarang
: Masri Sareb Putra
Penerbit
: Salemba Humanika
Tahun Terbit
: 2010
Cetakan
: Pertama, 2010
Tempat Terbit
: Jakarta
Bahasa
: Indonesia
Halaman
: xvi+194 halaman
ISBN
: 978-602-8555-16-6

Jurnalistik sastrawi? Pernahkah Anda mendengar hal tersebut? Jurnalistik sastrawi adalah jurnalistik yang bernada sastra. Seni berlogika dan merangkai kata-kata. Jurnalistik sastrawi juga disebut softnews, alias berita empuk.
Jurnalistik sastrawi adalah seni menarasikan fakta sehingga enak dibaca. Fakta-fakta yang tersaji dinarasikan sedemikian rupa sehingga enak dibaca.
Jurnalistik sastrawi harus manut dengan kode etik jurnalistik. Dimana salah satu poinnya adalah tidak boleh menambah-nambahi fakta yang tersaji. Hal itu haram menurtur kode etik jurnalistik.
Jurnalsime sastrawi, menurut saya merupakan ilmu baru. Sintesis ilmu dari hard news dan sastra. Teknik meramu kata yang menyajikan fakta secara sastrawi itu dalam benak saya merupakan pengetahuan baru. Pastinya ilmu baru ini sangat bermanfaat untuk pembuatan narasi yang slow dan mengalir.
Beda dari hardnews dan softnews adalah cara penarasianya. Jika hard news yang kita kenal itu hanya menggunakan metode 5W+1H, tapi soft news itu merangkai 5W+1H ini dengan sebuah narasi. Disana ada karakter, alur, sudut pandang, emosi, dan dialog. Ini yang menbedakan antara hard news dan soft news.
Membaca berita yang dinarasikan rasa-rasanya akan enak dirasakan.pukulan, tendangan alur dan emosi begitu kerasa Seolah-lah kita nonton film drama Korea atau lagi nonton anime. Titik tekan yang membuat soft news enak dibaca mungkin yang paling menonjol karena emosi penulis itut tertaut disitu. Kita sebagai pambaca juga ikut mendayu-dayu.

Soft news mungjin berisi kata-kata pendek. Pada setiap paragraf mengandung satu ide pokok. Hal ini menyebabkan para pembaca ingin tahu lebih banyak tentang apa yang dibacanya. 

No comments:

Post a Comment