Monday, 1 May 2017

Ikan Cod dan Monalisa

Hasil gambar untuk va dinci cod

Judul Buku
: The Va Dinci Cod (terj. oleh Isma B. Koesalamwardi)
Pengarang
: A.R.R.R Roberts
Penerbit
: Pustaka Primatama
Tahun Terbit
: 2005
Cetakan
: Kedua, 2007
Tempat Terbit
: Jakarta
Bahasa
: Indonesia
Halaman
: 162 halaman
ISBN
: 979-3930-14-4

Awal membaca buku ini, saya teringat tentang novel bestseller milik Dan Brown yang berjudul Da Vinci Code. Dan Brown di dalam novel itu menceritakan tentang freemason dan lain sebagainya. inti dari buku Dan Brown ini adalah konspirasi global yang menyangkut segala bidang kehidupan. namun ketika membaca novel tipis karya Roberts ini, saya sendiri pada awalnya menyatakan bahwa novel ini adalah suatu bentuk parodi dari karya Dan Brown yang berjudul Da Vinci Code. Pada awalnya asumsi saya benar. Namun lama kelamaan asumsi saya itu perlu diredefinisi kembali.

Va Dinci Cod di dalamnya terdapat (mungkin) tokoh, TKP, pembunuhan, dan tentnunya konspirasi yang sama dengan yang tertulis di Da Vinci Code. Nama tokoh misalnya, dalam novel karya Roberts ini semuanya dibuat lucu. Tokoh utama dalam novel Roberts ini bernama Donglan. Hal ini semacam pembalikan dari tokoh utama Dan Brown yang bernama Langdon. Kedua karakter utama disini juga berprofesi sebagai professor kriptografi.

Namun tak disangka novel Roberts mempunyai ‘rasanya’ sendiri yang berbeda dari novel karya Dan Brown. Dalam novel ini menceritakan tentang pembunuhan yang dilakukan seseorang dengan menyumpal mulut korban dengan ikan cod.  Mafia, menurut Roberts, adalah  konspirasi yang lebih tinggi dari sekedar freemason. Ada tangan besar global yang lebih  berpengaruh disana.

Kedua, tentang lukisan Monalisa yang termasyur itu. Dalam novel ini, Roberts menyatakan bahwa lukisan yang dilukis oleh Leonardo da Vinci itu tidak lain hanya mimetik atau tiruan dari karya adik kembarnya perempuan. Karya Leonardo sebagai masterpiece itu menduplikasi karya adiknya. Lukisan Monalisa yang sebenarnya membopong ikan cod. Namun kesamaan antara kedua pemikiran Dan Brown maupun Roberts ini adalah Monalisa bisa dibaca secara bertingkat.

Ikan cod yang dibawa dalam lukisan monalisa versi adik Leonardo ini membawa sebuah pesan tersembunyi. Jika dilihat dalam ilustrasi novel Roberts, mata ikan cod ini menyimbolkan sebuah aksara Yunani, yaitu theta. Apa maksud perlamabng ini?

Ikan yang dibawa oleh Monalisa ini jika dibaca dari kode yang terpecahkan oleh Donglan dkk. Ikan cod simbol dari Yesus. Penjabaranya seperti ini: Dalam pembunuhan seorang laki-laki, tanpa sadar laki-kali itu telah tahu si pembunuh ia meninggalkan sebuah kode enkripsi yang berupa simbol. Donglan dan teman permpuanya berhasil memecahkan kode tersebut dan didapatkan kata ICHTUS yang berarti dalam bahasa Yunani bermakna ikan. Namun jika ditelaah lebih dalam ICTHUS sendiri merupakan akronim dari Iesus, Cristos, Theou,  Uios dan Sotor. Jika titerjemahkan maka Yesus Kristus Putra Tuhan dan Juru Selamat. Nyatanya pembunuhan itu dilakukan oleh oknum gereja.

Nanum dalam karya Roberts ini juga ditemukan fakta menearik lain. Fakta itu adalah bahwa Leonardo da Vinci itu adalah seorang homoseksual. Namun bagi saya kurang cukup bukti. Leonardo entah kenapa diasosiasikan dengan seruling gaya Yunani yang hanya mempunyai satu lubang. Dan itu mirip (maaf) penis lak-laki.

Diluar benar salah dari karya Roberts ini, saya kira karya ini cukup menghibur dan memberi tahu wawasan baru. Benar tidaknya Leonardo da Vonci mempunyai adik, orientasi seksualitasnya, dan yang paling dalam adalah apakah karya Monalisa itu adalah gambaran sosok dari Maria Magdalena atau sekedar plagiarsi belaka itu masih menjadi misteri.

No comments:

Post a Comment